Jumat, 26 Maret 2010

Masa Depan Microsoft Setelah Bill Gates

Menilik kisah di masa terjadinya revolusi personal computer (PC), seorang Bill Gates yang telah drop out dari Universitas Harvard pada tahun 1975, mengawali masa peradaban komputer dengan mendirikan Microsoft Corp. Visi utama dari Microsoft Corp adalah menciptakan komputer di setiap meja dan setiap rumah.

Setelah melalui hampir tiga dekade belakangan ini, Gates telah men-stop aktivitasnya sebagai pemilik perusahaan software terbesar pada hari Jumat (27/06) ini dan akan resmi keluar pada Senin (30/06) besok. Gates dengan rupa tampak masih muda dan rambut berwarna abu-abu, telah memiliki rencana akan menjadi seorang dermawan dan kemudian mendirikan sebuah organisasi amal bernama "Bill & Melinda Gates Foundation", yang dibangun untuk masa depan yang lebih luas dan demi perkembangan dunia.
Gates pertama kali membuat program pada umur 13 tahun, dengan menciptakan system penjadwalan kelas untuk sekolahnya di Seattle. Dari pengalamannya tersebut, Gates menyadari bahwa software sangat berpotensial untuk mengubah cara kerja manusia, cara bermain dan cara berkomunikasi. Gates juga mengerti bahwa revolusi software lebih penting daripada hardware. Kemudian Gates mengajak temannya yakni Allen dan Steve Ballmer (CEO Microsoft) untuk keluar dari sekolah, dan kemudian membangun Microsoft dan menciptakan visi sebagai penyedia software microcomputer pada tahun 1986. Hal tersebut telah menjadikan Bill Gates sebagai miliarder termuda sedunia di usianya yang baru menginjak 31 tahun.

Lalu bagaimana dengan Microsoft setelah Bill Gates pensiun?

Tidak ada yang sehebat Gates dalam memimpin Microsoft. Ballmer bukanlah orang teknologi dan analis karena dia hanya seperti seorang ‘salesman’ yang menangani masalah penjualan software. Microsoft sepertinya akan kehilangan bentuk untuk masa depannya, berupa kegagalan pada Windows dan perubahan interface yang aneh pada Office dan Internet Explorer di pasar software. JIka inti bisnis Microsoft dalam mengembangkan Windows atau Office berjalan lambat atau bahkan gagal, maka aplikasi lain yang telah dkembangkan oleh Microsoft, dimungkinkan tidak dapat bertahan. Namun, pada waktu yang sama, Microsoft juga telah mengalami kemajuan dengan membangun system operasi untuk server Windows Server 2008), sharing server dengan (SharePoint 2007), sekaligus teknologi touch-interface (Microsoft Surface), dan aplikasi bisnis (Microsoft Dynamics) dengan user interface kelas dunia. Hal ini sebagai gambaran visi dan kekuatan baru Microsoft setelah ditinggal oleh Gates.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Teknik Informatika © 2008. Design By: SkinCorner